Go International! Dosen STAIRA Sampaikan Seminar Internasional di Kolej Dar Al-Hikmah Malaysia

Go International! Dosen STAIRA Sampaikan Seminar Internasional di Kolej Dar Al-Hikmah Malaysia

Kajang, Malaysia — 18 September 2026. Rangkaian kegiatan kerja sama internasional antara Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Raudhatul Akmal Deli Serdang (STAIRA) dan Kolej Dar Al-Hikmah, Kajang, Malaysia, tidak berhenti pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA).

Pada kesempatan yang sama, dosen STAIRA, Dr. Khairul Fahmi, M.Pd.I, turut mengambil bagian dalam kegiatan akademik melalui Seminar Internasional yang dilaksanakan di Kolej Dar Al-Hikmah, Kajang, Selangor, Malaysia, pada Jumat, 18 September 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Khairul Fahmi, M.Pd.I yang merupakan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAI Raudhatul Akmal menyampaikan materi dengan tema “Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Bagi Pelajar Sekolah Dasar.”

Seminar ini menjadi bagian penting dari implementasi nyata kerja sama akademik yang dibangun antara STAIRA dan Kolej Dar Al-Hikmah. Jika penandatanganan MoU dan MoA menjadi landasan kelembagaan bagi kolaborasi kedua institusi, maka kegiatan seminar tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dari interaksi akademik lintas negara.

Mengangkat Pentingnya Internalisasi Akhlak Sejak Pendidikan Dasar

Dalam pemaparannya, Dr. Khairul Fahmi membahas bahwa pendidikan akhlak tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pengetahuan mengenai baik dan buruk, tetapi juga bagaimana nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian yang melekat dalam kepribadian peserta didik.

Materi seminar menjelaskan konsep akhlak secara bahasa dan istilah serta menguraikan internalisasi sebagai proses transformasi nilai eksternal menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kepribadian peserta didik.

Proses tersebut dijelaskan melalui tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Ketiga tahapan tersebut menggambarkan proses dari penyampaian nilai, interaksi dan keteladanan, hingga nilai tersebut mengendap dalam diri peserta didik dan tercermin dalam perilaku.

Dalam konteks pendidikan dasar, pembentukan karakter tidak cukup hanya mengandalkan instruksi di dalam kelas. Diperlukan ekosistem pendidikan yang mendukung proses internalisasi nilai secara berkelanjutan.

Lima Strategi dalam Ekosistem Pendidikan Akhlak

Dalam seminar tersebut juga dipaparkan sejumlah strategi internalisasi akhlak bagi pelajar sekolah dasar, di antaranya Uswah Hasanah (keteladanan), Ta’widh (pembiasaan), Mau’izhah dan Qishshah (nasihat dan kisah), integrasi akademik, serta Muraqabah dan Targhib-Tarhib (pengawasan dan motivasi).

Strategi tersebut menempatkan guru tidak hanya sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai teladan dalam membangun sikap, tutur kata, kedisiplinan, dan perilaku peserta didik.

Selain itu, internalisasi nilai juga diarahkan melalui pembiasaan, komunikasi yang baik, integrasi pesan moral dalam berbagai mata pelajaran, serta penciptaan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya karakter peserta didik.

Materi yang disampaikan juga menekankan pendekatan edukatif-humanistik, yang memandang anak bukan sebagai objek pasif, melainkan sebagai subjek yang memiliki potensi kebaikan yang perlu ditumbuhkembangkan melalui lingkungan pendidikan yang tepat.

Memperkuat Internasionalisasi Akademik STAIRA

Kehadiran dosen STAIRA sebagai pemateri dalam seminar internasional di Malaysia menjadi bagian dari upaya memperluas ruang interaksi akademik STAIRA di tingkat internasional.

Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa kerja sama internasional tidak hanya diwujudkan melalui hubungan kelembagaan, tetapi dapat dikembangkan melalui pertukaran pengetahuan, seminar internasional, komunikasi akademik, dan keterlibatan langsung dosen dalam forum akademik lintas negara.

Sebelumnya, pada hari yang sama, STAIRA dan Kolej Dar Al-Hikmah telah melaksanakan penandatanganan MoU dan MoA sebagai langkah untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi akademik antara kedua institusi.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, STAIRA terus membuka ruang bagi pengembangan jejaring akademik internasional sekaligus memberikan kesempatan kepada dosen untuk berkontribusi dalam forum akademik di tingkat global.

Bagi STAIRA, kehadiran Dr. Khairul Fahmi, M.Pd.I dalam Seminar Internasional di Kolej Dar Al-Hikmah menjadi salah satu bentuk kontribusi sivitas akademika dalam membawa gagasan pendidikan Islam dan pendidikan karakter ke ruang akademik internasional.