Menuju Peringkat Unggul: Program Studi S1 PGMI STAI Raudhatul Akmal Sukses Gelar Asesmen Lapangan LAMDIK

Program Studi S1 PGMI STAI Raudhatul Akmal Sukses Gelar Asesmen Lapangan LAMDIK

DELI SERDANG — Dalam rangka mewujudkan visi akademik yang berkualitas dan berstandar nasional, Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Akmal (STAIRA) tengah menjalani tahapan krusial, yakni Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan yang menjadi ujung tombak dalam pencapaian akreditasi “Unggul” ini difokuskan pelaksanaannya secara luring (tatap muka) di kampus STAIRA pada tanggal 4 hingga 5 September 2026.

Berdasarkan Surat Tugas LAMDIK, visitasi ini menghadirkan dua asesor pakar di bidang kependidikan. Tim asesor tersebut terdiri dari Misbahul Jannah, M.Pd., Ph.D. dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh bertindak sebagai Asesor 1, dan Prof. Zetra Hainul Putra, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Universitas Riau sebagai Asesor 2. Kehadiran kedua ahli ini bertujuan untuk memotret secara komprehensif mutu pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di lingkungan PGMI STAIRA.

Fokus Evaluasi Hari Pertama: Tata Kelola, Penjaminan Mutu, dan Umpan Balik Pengguna Fokus utama kegiatan asesmen lapangan di kampus STAIRA terbagi ke dalam dua hari yang sangat padat dan terstruktur. Pada hari pertama, tanggal 4 September 2026, agenda diawali tepat pukul 08.00 WIB dengan pembukaan resmi, pengenalan panel asesor, serta penandatanganan pernyataan asesmen lapangan yang dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, Unit Pengelola Program Studi (UPPS), hingga staf akademik.

Rangkaian asesmen kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan profil dan rencana pengembangan UPPS, serta konfirmasi data kuantitatif. Aspek krusial lainnya adalah sesi diskusi dengan pelaksana penjaminan mutu internal guna memastikan efektivitas siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) berjalan sesuai standar dokumen. Setelah membedah dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) bersama Tim Task Force hingga siang hari, para asesor turun langsung meninjau fasilitas sarana dan prasarana penunjang pembelajaran dan penelitian.

Menjelang sore, tahapan hari pertama ditutup dengan sesi wawancara mendalam bersama alumni, pengguna lulusan, serta perwakilan mahasiswa untuk mengukur tingkat kepuasan layanan dan capaian kompetensi yang selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Hari Kedua: Observasi Pembelajaran Inovatif dan Penyerahan Rekomendasi Memasuki hari kedua pada tanggal 5 September 2026, fokus evaluasi beralih pada kualitas sumber daya manusia dan implementasi kurikulum akademik di lapangan. Mulai pukul 08.00 WIB, asesor melakukan diskusi secara terpisah dengan tenaga kependidikan dan para dosen guna mengonfirmasi kinerja serta keterlibatan mereka.

Salah satu momen paling esensial pada hari kedua ini adalah sesi observasi praktik mengajar dosen pada pukul 10.00 hingga 11.40 WIB.

Dalam sesi ini, asesor menilai secara langsung bagaimana Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan model pembelajaran inovatif benar-benar diimplementasikan di dalam ruang kelas. Praktik ini menjadi ajang pembuktian penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menjamin mahasiswa siap menghadapi tantangan di era kebijakan Merdeka Belajar.

Setelah jeda istirahat, tim asesor melakukan kerja mandiri guna merumuskan draf berita acara. Rangkaian asesmen lapangan yang ketat ini kemudian diakhiri dengan penyampaian feedback Berita Acara, penandatanganan dokumen final, dan sesi wrap up berupa penyampaian rekomendasi hasil akreditasi kepada pihak pimpinan UPPS dan Program Studi pada pukul 15.30 hingga 16.30 WIB. Sebagai puncak dari seluruh rangkaian visitasi selama dua hari tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan acara penutupan secara resmi. Momen kebersamaan, rasa syukur, serta sinergi yang telah terbangun kemudian diabadikan dengan apik melalui sesi foto bersama antara tim asesor LAMDIK, jajaran pimpinan kampus, serta seluruh panitia dan sivitas akademika STAIRA.

Pelaksanaan Asesmen Lapangan ini bukan sekadar pemenuhan tuntutan administratif, melainkan wujud nyata komitmen STAIRA untuk terus berbenah memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti). Seluruh sivitas akademika STAIRA Deli Serdang menaruh harapan besar agar dedikasi dan persiapan matang yang telah dilakukan membuahkan hasil manis berupa peringkat akreditasi “Unggul”. Pencapaian ini tentunya akan semakin mengukuhkan prodi PGMI STAIRA sebagai lembaga pencetak calon pendidik madrasah yang profesional, berkarakter, dan siap bersaing.